Puisi Hatiku dan Benang Merah



Puisi Hatiku dan Benang Merah, Puisi Kiriman Kali ini Juga dari Sahabat ilmuini Yakni Nina Noir Salah satu Pencipta Puisi Romantis Yang begitu Menusuk Pembacanya Meresap Kerelung-relung Hati serta sendi-sedi saat saya Membaca Untaian Kata-kata Yang terangkai dari perasaanya Yang Paling dalam,Bagai mana Tidak Ia Menggunakan Perasaanya,
Beberapa Hari lalu ilmuini Juga Memposting Puisi Kiriman dari Sahabat ilmuini Yakni Puisi untuk ibu
Bagi Kalian Yang sudah tidak sabar Ingin Membaca tulisanya ini saya Berikan Part 1 Yang terdiri Dari Dua PUISI yakni PUISI HATIKU dan Puisi Benang Merah..
Yuk Kita Baca sama-sama Untaian kata-kata Nina Noir

Hatiku. . .
mencari dalam setiap detik waktu bumi....
terperosok dalam jurang tak bertepi
hanya pelita yang lamat menggelegak tertiup desau

kubayangkan matamu yang menatapku...
kuimpikan senyummu yang membuatku tahu...
goresan kulitmu yang buatku teringat selalu..

hatiku tak pernah padam...
berdetak bergelora dalam cinta
meski kau ku jauh...meretas kembali benang ya...
_____By : Nina Noir____

Kita lanjutakan Puisi Hatiku dan Benang Merah yang kedua Yakni Benang Merah


Benang Merah. . .
Aku terduduk ditebing ujung pulau jawa....
menatap angkasa dan lautan tak berbatas...

untaian benang merah terikat di kelingking tangan kiriku...
ujungnya melambai terbawa angin pantai..

disini aku mennggu...
seseorang akan mengikatkan benang meraku dengannya...
seseorang yang selalu kuharapkan...

adakah penantian menjadi nyata dalam pelukan?
ataukah ha...
_____By : Nina Noir____

Untuk saat ini Dua dahulu Puisi surat Cinta dari nina noir Jika anda ingin membaca Lagi Puisi-puisi lainya Tunggu saja Part II, Jika menurut anda Puisi Hatiku dan Benang Merah Bermanfaat,silahkan Klik Plus google dibawah, terima kasih



Artikel Terkait: